Details

  • Last Online: 2 hours ago
  • Gender: Male
  • Location: Yogyakarta (ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠꦲꦣꦶꦤꦶꦔꦿꦠ꧀), Indonesia
  • Contribution Points: 0 LV0
  • Roles:
  • Join Date: March 28, 2021

Bai_yu Cakrawala

Yogyakarta (ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠꦲꦣꦶꦤꦶꦔꦿꦠ꧀), Indonesia
Completed
Your Dear Daddy
3 people found this review helpful
1 day ago
8 of 8 episodes seen
Completed 0
Overall 6.5
Story 6.5
Acting/Cast 7.5
Music 7.0
Rewatch Value 5.5
This review may contain spoilers

Teaser Pilot nya udah dari 2024, 2026 hasilnya cuma kayak gini?

Kata-kata tak bisa mengungkapkan gimana senengnya gwejh pas tau kalau Fluke Pusit bakal punya 'Main Role' lagi selain di The Shipper 2020. Sumpah gw seneng banget pas tau dia main series ini makanya gw bela-belain ngikutin series ini dari awal episode 1, sekalian barengan sama Love Upon a Time ♡, mumpung langganan 3 bulan IQIYI gw masi jalan why not ya kan?.

Tentunya berkat Fluke, ekspektasi gwejh jadi tinggi banget sama series ini. Fluke tuh BISA acting kok, buktinya dia flawless banget pas main di The Shipper. GMMTV emang kayak taek lah, bisa-bisa nya talent semantep Fluke disia-siain ya kan? emang agensi bapuk itu.

Ngga muluk-muluk, ga perlu nonton trailer-nya dulu ga perlu baca sinopsisnya dulu gw langsung tancap gas nonton episode 1, first impression.. WOW.. gilak Fluke gacor bin yahut ajup ajup ajup mantep icikiwir cuyyy pas di NC scene nya🙈. Had me pingsan (alay) 30 menitan, sumpah gakuatt panass banget. Selain dari NC Scene nya, yang lain masi yahhh OKE lah ya, masi belum memikat minat gueh tapi at least FLUKE berhasil memikat gueh dan meyakinkan gueh untuk melanjutkan nonton seriesnya.

Episode 2 - wah menarik nih, Saitharn disuruh jadi pegawai kebun teh, buat bayar hutang. HMMMM.. pegawai doang niich? 🙈.

Episode-episode seterusnya, ni series malah ngasih peluang side plot baru yang bahkan bikin gw mikir, emang cukup ya durasinya? kek mana lah critanya drama 8 episode bisa muat untuk 3 COUPLE, 2 geih 1 lesbiola. ada 1 yang lesbi loh, a whole different genre, yang kalau kalian nonton series GL, series GL tuh kadang lebih komplex problematika yang dijunjung. Jujur, gw ga ngarep banyak yaa tapi at least tolong lah develop ceritanya yang bener gitu looooookh!

Malah disusupi penyusup kebun teh, terus siapa tuh si imut yang malah ditembak pistol, lah ini makin awur-awuran? ah au ah.. semenjak saat itu gw dah ga ngarep lebih sama series ini. udah confirm bakal jelek rating dari gw nanti. ga ada yg bisa mengubah pikiran gwa!!.

Padahal gw sempet nonton special clip 1 di Iqiyi, mereka pake sombong banget kalau mereka nggandeng producer terbaik, dll dll, tapi hasilnya kacau.. apalagi pas gw tau kalau bocoran alias Pilot dari series ini udah muncul sejak 2024. DUA RIBU DUA PULUH EMPAT! cuy?? 2 tahun untuk hasil yang mid-ass setengah 12 kek gini? untung gw ga nungguin sejak 2024,lah gimana nasibnya yang nungguin sejak lama? kecewa brutal donks.

Oiya itu backsound nya itu ituuu mulu ya? ga bisa variasi gitu? 🙄

sumpah ini buang masee jer (kalau kata upin ipin). ada sih orang yang bilang ini series bagus, which is okeyy i respect that tapi sisi apa yang bagus? apa moral/pelajaran yang bisa diambil dari sini? oh iya, character development nya Saitharn dari yang awalnya city boy playboy tekedung kedung jadi anak baik, lain dari itu? Leadership khun Sila? kureng coihh. ga terlalu ditampilin juga, karena lebih sering di-'oper' ke si Wipa pembohong handal atau ga ke sekretaris PRIA nya itu (wkwkwk Teddy kah bang?).

Dahlah sekian. I hope Fluke and his pair could get a better written series. For the sake of god i really hate series that wasted my time kayak yang ini nih.
oiya si imut chinese cute boy sama pair nya dia cocok main di series yang tema high school gituu, sabi kali Love Sick 2028 remake wkwkwk.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Drawing Closer
3 people found this review helpful
Mar 5, 2025
Completed 0
Overall 9.5
Story 10
Acting/Cast 10
Music 9.0
Rewatch Value 9.0

TW: NANGIS! Kalau tidak siap mental, tunda dulu nontonnya

awalnya saya direkomendasikan oleh seorang teman tentang film ini, saya baca dulu sinopsis nya dan dari awal memang terdengar menarik, TAPI GA NYANGKA BISA BIKIN NANGIS KEJER NON STOP SETENGAH JAM😭

Jepang memang ga kaleng-kaleng kalau soal industri perfilm-an, semua aspek kebagusannya diembat semua. cinematography is on point! Disetiap adegan yang disuguhkan di film ini, anda pasti takjub oleh ke-aesthetic-an nya.

PLOT 10/10
Selalu ada plot twist dibalik apa yang setiap karakter alami/lakukan, yang paling bikin takjub adalah plot twist instagram post lock yang ada di akhir film (tonton dulu makanya, saya ga mau memberi spoiler). dan somehow plot nya tuh terasa rill terasa apa ya- kaya bukan dilebih lebihkan gitu. yang memang betul betul menggambarkan kondisi orang sakit yang sewaktu waktu bisa collapse ditengah jalan, sampai di rawat jalan di IGD. itu realistis banget

ACTING 10/10
Acting as if they don't act, alias bener bener sebagus itu choyyy. kaya ga acting. dan aku paling suka sama keluarga nya akito yang ga terlalu memaksakan kehendak mereka krn mereka paham apa yang dialami akito. ayahnya best dad! aku pikir pas lihat wajah ayahnya tu aku kira dia bakal somehow aga membentak kayak- "kenapa kamu bolos ekskul lukis????!" (spoiler dikit) tapi ternyata dia sangat understanding akito bgt, BEST DADD

Aspek tambahan
anda akan disuguhi beragam ilmu baru saat menonton, termasuk ilmu bidang florist dan arti dalam memilih bunga dalam keseriusan menjalani hubungan pacaran. joss bgt pokoknya.

In the end, this might be one of the best Japanese movie I've ever seen. walau belum menjelajah seluruh film-film Jepang but I can assure you, bahkan setelah nonton 1000 atau 3000 atau bahkan 1.000.000 macam genre film Jepang, anda tetap teringat dengan film ini kembali dan akan ada rasa rasa hendak rewatch hehe, saya jamin dah

NONTON YAAA, SEDIAKAN TISSUE GUYSS. TENGKYUU

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Black and White Is Real
0 people found this review helpful
17 hours ago
77 of 77 episodes seen
Completed 0
Overall 7.5
Story 7.5
Acting/Cast 7.5
Music 7.0
Rewatch Value 8.0

Kalau kata Sheila On 7, "Sebuah Kisah Klasik"

Wuahh ga nyangka udah selesai aja nih nontonnya. For your nonsense info, aku udah start nonton ini dah dari lamaa bgt, kayaknya tahun lalu deh tapi maaf, aku waktu itu nontonnya di situs illegal hehe. Tapi sekarang aku namatin-nya di GagaOOLala kokk, ku bela belain langganan dengan duit bulanan imutku itu spesial untuk ngerayain Pride Month! Yeyy Happy Pride Month semuaa🏳‍🌈💚💜.

Sesuai Headline, vertical series ini plotnya mengingatkan aku dengan lagu "Sebuah Kisah Klasik" dari Sheila on 7. Bukan berarti aku tuwir ya gess, aku gen Z kok, tapi Gen Z sah sah aja kan suka lagu lama? :D

Kenapa spesifiknya lagu "Sebuah Kisah Klasik"? Kenapa ga lagu yang hmmm apa tuh yang liriknya 🎶" Aku lah orang yang akan selalu memuja muu~"🎶... hmm ya.. sebenernya bisa aja sih lagu Pemuja Rahasia.. hmm well.. anggep aja gabungan dari keduanya xixixi.

Kisah klasik karena emang beneran klasik, mungkin kalau series ini andaikan series straight/hetero, mungkin penonton udah ngerasa "waleh" (bahasa jawa; eneg) karena feels nya tuh plotnya udah di-reuse berkali kali gitu. cliché? ya, mungkin gambarannya seperti itu. gimana enggak, dua sejoli udah bak sahabat karib tiba-tiba yang satu ngecrush-in yg satunya, tapi nggak diungkapin dengan dalih "takut merusak pertemanan" hmmm, affh iyh bg?. Kalau di series hetero pasti udah dihujat duluan plot kayak gini, tapi berhubung ini series adam dengan adam, makanya plot kayak gini cenderung.. "representing". Yes! you read that right!. As a gay man myself, I've had experienced 3 times of fallen in love to someone close to me, kayak bestie gitu, to 3 different people. and the worst part is, semua itu terjadi dalam masa remaja, yang 1 waktu SMP, yang 2 waktu SMA. Bayangkan diusia muda, yang katanya masa SMA itu indah, masa SMA itu waktunya senang-senang, punya pacar, kisah romansa ala-ala sinetron indo tahun 2000an, semua itu aku ga bisa rasakan. Karena kalau aku confess ke orang itu, pasti udah jadi cibiran warga sekolah. Duh, doomed yaoi.

Kembali ke lepptop *suara Tukul*. Series ini berhasil membungkus plot klasik dengan storyline yang berkembang, yang beneran ter-develop sesuai arus. Nggak ada bagian yang ngerasa "eh sejak kapan bla bla bla", dll gitu nggak. Beneran murni bagaimana teori CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) itu terbukti. Yaa... secara harfiah sih, Hei Yan nggak CLBK ya, dia rela harus merenggut privasinya demi menjadi aktor agar bisa dekat dengan orang yang dia sayangi (walau disayangi dari distance sejauh rezim wowo kontol ke masyarakat, alias bak langit dan bumi. nggak napak tanah, ibarat fish upon the sky). Dalam artian lain, Cinta Hei Yan kepada Bai Xing masih sama, masih pure seperti saat masa remaja. Hanya saja, at some point, dia cenderung "hesitant" atau bimbang, gimana cara ngungkapinnya (even setelah dewasa tetap bimbang dia". Nah, disini lah lagu " Pemuja Rahasia " relate dengan ceritanya.

Udahlah sekian, ngantuk hamba. Intinya series ini bagusss, i just wish it was longer.

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Perfect One-Night Stand
0 people found this review helpful
3 days ago
Completed 0
Overall 7.0
Story 7.5
Acting/Cast 8.0
Music 7.0
Rewatch Value 6.5
This review may contain spoilers

Dinamika mencari "Jodoh"

Jangan tertipu sama judul "one night stand" nya, film pendek ini sebenarnya lebih ke mencari jodoh, atau cinta sejati, whatever u call it.

Salah satu FL nya ngebet pengen punya pengalaman first sex sebelum umur 21, akhirnya nekat nyari hook up di aplikasi kencan. Yah, namanya juga aplikasi kencan emang ada yang bener orang-orang nya? 😂 yg satu super perfeksionis akhirnya ditolak, yang satu sangat obses dengan BDSM, yang satu malah diajak jogging wkwkwk, dan tololnya ngapain manusia ber-kontol ngerusuh aplikasi dating lesbian? 🙄 ini nyindir cowok misogynist korea ya? jadi keinget ada idol kipop yang masi aja dibela dan punya fans padahal dia ada jejak digital pembenci wanita alias misogini... uda sengklek tu fandom nya ih jijay banget cuma demi manusia berkontol sampe segitunya.. nanti ketemu seungri dibawa ke kamboja mampus lu.

Sinematografi nya top markotopp, w suka banget adegan jalan kaki diatas jembatan yang ada view sunset nya dikit itu. Bisa dilihat Korea sangat peduli sama pedestrian, sampe jembatan aja selain dipake buat mobil nyebrang mereka bisa loh ngasih jalur khusus pejalan kaki. Ngga cuma itu, ada jalur khusus sepeda juga! gila gw kalo tinggal di Korea, sebagai urbanist enthusiast gw suka banget tuh.

Please bikin ini jadi movie penuh pleaseee, kayaknya bagus dehh

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Love after Addiction
0 people found this review helpful
3 days ago
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 7.5
Story 6.0
Acting/Cast 8.5
Music 7.0
Rewatch Value 6.5
This review may contain spoilers

Ayah, ini arah cerita nya kemana?

*maaf norak* ADA INDONESIA CUYY! Ep 12 menit 27:57

Indonesia mentioned but at what cost?

Sumpah ni series random banget dah. Sebentar-sebentar di pulau Lanwan ntar tau tau nanti dah di KLCC (Kuala Lumpur City Centre) terus pindah ke kawasan Bukit Bintang Malaysia terus tiba-tiba ke gurun pasir yang ternyata itu di Turki?? kita diajak world tour kah awokaowkawok. Oh ya itu adegan Yang Meng lagi didalam kereta yakin gua itu di cina sih, bukan di Kuala Lumpur. Tapi kenapa ngesyuting kota nya di KL? Cina mau ngeklaim KL kah? xD lucu banget ngaceng ngakak kenceng.

Selain dari ke-random-an footage, kayaknya plotnya juga ibarat gado-gado having an intercourse dengan rujak. Semua Plot dari semua BL ada disini. [SPOILER ALERT]

- Yoki (You Xi) diceritakan punya penyakit insomnia, yah senormalnya artis pasti punya insomnia. Tapi disini dia ngeklaim kalau dengan tidur didekat Yang Meng, bisa mempercepat tidur tanpa minum obat pil. which is kayak series apa gess? iyak benull, mirip plotnya A Breeze of Love, BL Korea 2023.

- You Xi & Yang Meng berpisah 1 tahun setelah konflik yang mana You Xi dituduh segala macem sama si miss fong eh siapa si? ya intinya Yang Meng marah terus bla bla bla habis debat kemudian si You Xi disuruh ngejauhin dia, Yang Meng. eh 1 tahun kemudian reuni ga sengaja di Lanwan pulau lantam terkutuk. 1 tahun, 1 tahun berpisah setelah sebelumnya telah resmi menjalin hubungan. mirip apa? mirip To My Star season 2.

- YouXi & Yang Meng yang berpisah selama 1 tahun itu karena apa? Miscomunication/kurang komunikasi. Yang satu terlalu percaya rumor yang satu ngikut aja suruhan buat berpisah. Berpisah karena miskomunikasi... mirip series apa? We Best Love Fighting Mr. 2nd.

- Setting tempatnya, pulau Lanwan, jujur ngingetin gw sama pulau Xinpu di series Wishing Upon the Shooting Stars, eh tapi kan Love After Addiction dirilis lebih dulu daripada WUSS.

- Oh iya beberapa shoot beachside/coastline nya ngingetin gw sama series His, BL Jepang 2019. "His" versi series loh yaa, bukan versi movie.

- YouXi terkena skandal mistreatment pacar sesama pekerja dunia entertainment. Lalu secara ga langsung dia bersembunyi dari "kota besar" ke pulau Lanwan demi keselamatan dia ya walau sebenarnya tujuan utama nya buat syuting acara reality show sih. Tapi sekilas, aktor kena skandal > sembunyi dari publik sementara, mirip To My Star season 1.

oke-oke, cukup cocokloginya

intinya

1. Konflik utama di series ini ENGGA terselesaikan dengan baik, malah manajer nya YouXi berkhianat dan malah sekongkol sama musuhnya YouXi. Sumpah jahat banget. Dan Youxi ngga ngelakuin apa apa gitu? tiba tiba ngundurin diri dari dunia hiburan. Itu kalo dibawa ke pengadilan beuhh udah kayak nonton miss universe itu rame nya dijamin. tiba tiba mundur dari dunia hiburan udah kayak korea aja.

2. teros JANCOK tibakno si sopo.. miss feng? miss fong? sapa lah tu pokoknya yang ngeframming YouXi baru terungkap kejahatannya dia SETELAH YouXi terpaksa hengkang dari entertainment. Terus, akhir nasib dari miss fengfong gimana? adegan miss kofong terjatuh terus manajer pengkhianat nya ntah udah muak atau gimana tiba tiba ninggalin si fingfong dengan kerumunan wartawan? itu... simbolik ga sih? Mungkin bisa ditafsirkan, "bitch what r u doin'? imma leave the fuck of you!" dan itu ibarat kejatuhan nya si fengfang. yah... kuanggap si fingting udh dapet karma lah ya? TAPI TETEP AJA KURANG PUASS SAMA NASIB NYA FEKFONG.

3. Mending gausah ada second couple kalau cara kisah cinta mereka terdevelop ngga ditampilkan secara proper. Ya Ren tiba tiba di ewe terus tiba tiba scene nya ganti ke plotnya YouXi&Yang Meng. Terus next episode tiba tiba Xu Che berbohong ke Ya Ren kalau dia deketin Ya Ren cuma buat balas dendam sama biar Ya Ren paham gimana rasanya dimainkan perasaannya, padahal Xu Che cerita ke YouXi kalau dia suka beneran sama Ya Ren. lah mau lu apa si tong gentong? terus next episode Ya Ren mutung, cemburu sama cewe yang dianggap pacar nya si Xu Che. terus malemnya Ya Ren disuruh sama Xu Che buat milih alat yang kayaknya buat bahan BDSM. cok a lot of things happened so quickly yet i felt like i lost a hundred of chapter cokk jiamput!!. terus next episode tau tau Ya Ren&Xu Che jadian, *RESMI* jadian tuh. dipamerin ampe gandengan tangan didepan YouXi. lah kapan Xu Che confess ke Ya Ren nya?? YouXi kan udah properly confessed ke Yang Meng tuh, nah Xu Che kapan confess ke Ya Ren cok??? sumpah ini writing nya kacauu!! mending gausah diadakan second couple.

4. They did Yang Meng's father dirty!!. Di VN (voice note) nya ayahnya di WeChat, kita dapat gambaran kalo ayahnya Yang Meng ini galak, suka ngancam, dan possibly NPD. Padahal pas Yang Meng balik ke rumahnya ayahnya di ep 11-12, ayahnya baik tuh? bahkan setelah Ayahnya tau kalau Yang Meng suka sama Youxi (adegan ayahnya Yang Meng dikasih foto paparazi kedekatan YouXi&Yang Meng, dikasih sama manajer nya YouXi). Jarang loh ada orang tua, di cina (at least di drama BL) yang masih menyayangi anaknya walau anaknya suka manusia berkontol. Jarang ada ortu yang pengertian kayak ayahnya si Yang Meng ini. lah terus kenapa di episode awal2 digambarkan kalau ayahnya Yang Meng ni jahat dan bahkan Yang Meng aja sempet ngejauhin si YouXi sementara dengan alasan "takut negcewain ayahku" *dia dapet pikiran melayang tentang suara ayahnya ngemarahin dia*. lah jadi intinya, ayahnya dia ni jahat pa ngga? ga jelas nih writingnya.

5. Kenapa dibeberapa scene yang romantis, perlu diadakan lagu korea sebagai background song? kenapa? Mau ngasih vibes ala-ala drakor? Emang lagu berbahasa mandarin kurang romantis kah? Ga suka nih gw yang berbau inferiority complex kayak gini. It's giving short-form vertical drama denga segala OST random berbagai bahasa itu wkwkwk.

6. Masih kurang clear sbenernya peran si bapak turki diakhir episode itu apa? pembawa pesan? ngasih tau YouXi kalau dia pasti bakal ketemu Yang Meng? terus kenapa random mau mati di gurun pasir? terus tiba tiba dia ngasih tau kalau dia sutradara, tiba-tiba ngajak YouXi ke NEW YORKKK NYC buat... idk.. syuting filem? terus si YouXi ni jadinya jadi ke new york apa ngga? kenapa scene nya tiba tiba pindah ke Lanwan lantam lagi? malah napak tilas si abang.

au ah mumettt. pusing mikirin cerita amburadul dari series ini. gw mau bahas yg gw suka

1. YouXi di akhir-akhir episode tiba-tiba jadi ganteng maksimal jirrr. padahal diawal-awal episode dia agak kureng gitu. ini salah Make up artist nya sihh. sumpah seganteng itu dia. gw sebagai gay dan single gw mengaku terpincut olehnya.

2. XU CHE is sooo DADDDYYYYHHHH auurghhhhh. im wet when i seen him naked with only using a boxer brief. di pantai. terus yang scene mereka mandi bareng setelah syuting acara reality show tu, si adek nya xu che ngeplak di boxer nya jirr. ahh gw ange bangettt. sumpah demi apa xu che tipe gw banget huhu

3. Appreciated the way the kissing scene is real, bukan cuma bibir nempel tanpa gerakan tukar saliva terus tiba tiba angle kamera nya ngejauh dan miring, memberikan point of view seakan akan beneran ciuman padahal kita ngga sebodoh itu buat tau kalau itu kissing scene nya fake. biasanya di series BL korea circa 2022-2023 banyak nih begini. untung nya di series ini ngga gitu. sumpah bagus banget dan chemistry nya mereka dapet bangettt, meskipun plot cerita nya kayak sampahhh. kissing scene nya beneran intimate banget. I really appreciated this. seems like they done the workshop so well.

4. ACTING NYA BAGUS. kecuali para pemeran pendukung semua kacau akting nya tapi You Xi baguss, Yang Meng bagus mengeluarkan emosi nya, Xu Che berhasil mencuri hatiku padahal dia actingnya kayak cowo cool. Ya ren juga bagus.

apalagi yaa? *yawn* ngantukk gess. udahlah segini dulu, udah jam 12 dini hari.

Peace and kiss
Mwahhh

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Tokyo in April Is...
0 people found this review helpful
7 days ago
8 of 8 episodes seen
Completed 0
Overall 8.0
Story 9.0
Acting/Cast 8.5
Music 7.0
Rewatch Value 8.0
This review may contain spoilers

Sexuality, Embrace it atau malah Senjata Makan Tuan❔

Seksualitas adalah bagian dari identitas setiap orang, yang mencakup gairah dan ketertarikan pada orang lain tidak menentu jenis kelamin. Elu gay?, normal! that's how we experience romance and sexual desire. Tapi kenapa di series ini justru jadi senjata makan tuan? yok kita ulik.

Series ini bentuk gambaran nyata bagaimana struggle nya orang yang pertama kali sadar kalau dirinya tidak ada ketertarikan pada wanita, dalam artian- gay. Dan bagaimana dia mengorbankan rasa cinta dia demi kebaikan orang yang dicintainya. Pemeran utama disini (ketika SMP) yang satu merasa ter-friendzone dan yang satu purely menganggap teman nya itu teman baik dan hanya sebatas bestie. Saotome Ren (sebelum berganti nama jadi Isihara Ren), bocah SMP, kelas 9 (kayaknya), gue yakin dia love at the first sight begitu awal ketemu Takizawa Kazuma, si anak pindahan dari YU ES EII (USA/Amerika). Love Language-nya Ren adalah PEKA. dia sadar Takizawa Kazuma merasa overwhelmed ketika ditanya-tanya sama temen sekelas tentang amerika, jadi dia boong ke Kazuma kalau Kazuma dipanggil ke ruang guru, eh gataunya dibawa ke rooftop, cek ilahh. Intinya bermula dari situ mereka makin dekat, dan tiap hari makan bekal/bento di rooftop.

Hingga suatu ketika Ren nanya ke Kazuma pas lagi makan bekal di rooftop, "kamu bakalan ngapain kalau kamu punya pacar? " (Kanojo ya gess, maksudnya nanyain pacar cewe) bla bla bla dijawab kazuma, terus ditanya lagi "kalau begitu, mau coba melakukan semua itu denganku? " JIAHH dari situ udah jelas bangg kl lu suka ama Kazuma. Tapi rasa takut akan label "gay" dan bagaimana society memandang gay membuat Ren harus mundur alon-alon 😫. Si Takizawa gatauu tuh kalau bestie nya geih. Sampai ketika..

Sampai ketika.. Takizawa Kazuma lagi nungguin Ren di salah satu gang kecil, hujan-hujan lagi. Katanya sih, mereka janjian mau kerkom, kerja kelompok or sesi study with me kalik ya gatau dah mau ngapain intinya Ren yang ngajak Kazuma ke tempat itu dan di pukul berapa semuanya diatur Ren. Eh pas udah nungguin lama, ternyata Ren lagi jalan sama om-om😨. Kazuma nguping pembicaraan mereka, shok dia pas tau mereka mau ke Love Hotel (semacam OYO kalau di indo). dih sumpah jijay gua pas si om-om bilang ke Ren "lu imut banget dek, yakin lu udah umur 17? " (which is obviously Ren belum umur legal, kan masih esempeh). Langsung Kazuma usir tu om om terus basically dia bilang ke Ren "Ayo! lakuin bareng aku aja. apa-apain aku mas" *ihir*.

ya intinya mereka langsung ke OYO, jujur gue shock harus se-ditampilin kah ini adegan ranjang oleh anak underage? tapi mungkin karena agar pesan yang ingin disampaikan oleh director bisa lebih ngena ke penonton, makanya gw okein aja deh.

terus pas udah selesai nih, Ren ngajakin Kazuma buat cepet cepet pulang. eh ternyata Kazuma langsung demam tinggi dan menggigil. Panik, Kazuma langsung dibawa ke RS. Sesampainya di RS, langsung deh dokter, orang tua nya Kazuma sama ntah pokoknya ada orang dewasa lainnya yang menggerubungi Ren terus ditanya "lu apain dia?". Dan pas Ren jujur, jujurnya tuh malah Ren menempatkan dirinya sebagai pelaku di kalimat yang dia susun itu, seakan-akan pelaku KS. Padahal kan, adegan ranjang itu kan juga atas consent/izin dari Kazuma, bukan paksaan. Jujur ga kuat, pecah tangis gue disini😭, segitu cinta nya dia sampai dia melindungi Kazuma dengan cara memposisikan dia sebagai villain. Langsung deh Ren ditampar sama mama nya Kazuma. *PTAKK*, "JANGAN SAMPE GUA MERGOKIN LU KETEMU SAMA ANAK GUA LAGI!! AWAS LU" kata mamak nya kazuma.

Long story short, setelah insiden itu Ren sekolah ke Perancis, itupun dipaksa bapak dia. maaf spoiler yah tapi intinya bapaknya men-disown/ga nganggep Ren sebagai anaknya lagi (makanya pas gede nama Ren ganti, Saotome itu semacam Marga gitu lah). Nah sedangkan Kazuma balik lagi ke Amerika, sekolah.
10 tahun ga ketemu, fate made them ketemu lagi di Tokyo, the same place as 10 years ago tapi sebagai junior-atasan ditempat kerja.

Ren, yang kagok dan bingung, orang yang dia cintai tiba tiba muncul. Ren nyembunyiin masa lalu kelam yang Kazuma belum tahu, makanya Ren cuma mau jadi FWB (friends with benefit). Kazuma kagak tahu menahu tuh kalau Ren masih nanggung rasa sakit yang dia pikirannya. Disini mulai teka teki tentang Ren sedikit demi sedikit dipecahkan sama Kazuma, sekalian nyari ini kemana ni bocah kok ngilang.

in the end, cinta itu tentang bagaimana kita sharing trauma, sharing uneg uneg, sharing pikiran, sharing apapun lah! Love Language nya Kazuma, comforting his love. Bagaimana kemudian di kehidupan dewasa mereka, Ren bisa men-overcome semua trauma dan rasa takut yang muncul lagi 10 tahun kemudian. Bagaimana Kazuma belajar mengerti sosok asli Ren, mengerti bagaimana dia nanggung semua rasa sakit dan judgemental dari society 10 tahun yang lalu, bagaimana Kazuma belajar untuk tidak men-neglect Ren lagi dan bagaimana Kazuma cherish masa masa bersama mereka setelah lama berpisah dan bagaimana he treasures Ren dan menjaga Ren supaya ngga ngilang tanpa kabar lagi.

Ini series indah banget sih menurutku, aku suka bangett apalagi si Aloha imut banget akkkhhhh😫💚. cuman mungkin memang dibeberapa aspek ada yg ga kusuka, tapi menurutku para aktor dan sutradara udah berhasil (kalau kata upin ipin, BERJAYEEE) membawakan cerita dan pesan & moral ke penonton. MenyesAL aku baru nonton 3 tahun setelah rilisss🤧.

Read More

Was this review helpful to you?
8 days ago
20 of 20 episodes seen
Completed 0
Overall 7.0
Story 6.0
Acting/Cast 7.5
Music 9.5
Rewatch Value 6.5
This review may contain spoilers

NAPI IN LOVE? emang bowlehh?

Sebelumnya terima kasih kepada provider Telkomsel, karena secara tidak langsung aku bisa nonton ini series via WeTV VIP yang didapati dari bundle paket internet Telkomsel, luv luv dahh telkomsel walau makin kikir kapitalis kelas kakap semua semua mahal. saranghae Telkomsel

Bermula dari bosen gatau mau nonton apa, series favoritku udah selesai tayang, Love in Silom masih aku on-hold ditengah cerita karena aku rasa terlalu berat nontonnya, mau nyoba nonton series BL lain yang belum ku tonton kok ya rasanya ragu-ragu gitu. Akhirnya nemu lah series ini, awalnya kaget kok bisa judulnya sepanjang itu haha.

what can I say? ini ceritanya tentang Napi (narapidana) in Love cuyy! keren gak tuh? udah kayak judul film indonesiahh. jujur, eye opening banget sih, tapi dibeberapa scene justru agak relate di aku karena aku dulu pernah di pesantren wkwkkw. scene mandi di open space dan bak mandi jumbo kek gitu bener bener persis banget. oiya mungkin karena di lapas isinya cowo doang, aku juga relate dengan series ini, karena aku dulu pernah suka ama temenku pas di pesantren, ya of course ga aku ungkapin lah ya kaliii.. serem coi ketauan gay bisa dihukum dan dipermalukan kayak hukum cambuk Aceh. ahh indah nya masa masa remaja xD.

jujur dari segi story aku ngerasa jenuhh banget, pengen cepet cepet selesai, tapi yang bikin masih betah nonton itu karena OST dan beberapa backsound song lainnya enak enak cui, eargasm banget rasanya. makanya untuk section Music aku rate 9.5. My ultimate favorites are; "All I Ever Needed" by Joe Gautrey, & "เคลิ้ม" by Slot Machine.
BGM nya beragam, untuk series yang keliatannya low budget ini kok WOW ya, sekelas series Your Dear Daddy yang udah nggandeng sutradara & produser "PRO" pun BGM nya itu ituuu mulu, marei waleh ndelok e cok. sorry malah cursing hhh.

apalagi? acting? acting bagus banget, ini standar acting yang harus dipertahankan sih soalnya makin kesini banyak series yang acting nya jelek, downgrade banget dibanding era 2024. ini salah satu series once in a while ditonton ulang karena aktingnya bagus, dan NC/scene ngewe nya oke lah ya, walau ga dikasur haha kasihannya,

Oiya katanya ini diadaptasi dari cerita nyata? dan aku baca review lain juga pada ngasih pandangan dari sisi napi, artinya para napi banyak yang jatoeh cintrong ya? sama kayak santri xixixii. yah semoga bagi kamu diluar sana yang masih ragu apakah dirimu pantas menyukai seseorang, heyy inget ya dirimu worth it 10000000x daripada koruptor. you could start a new page and develop a better life with the person that you love. please, love yourself!

peace

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
Wishing upon the Shooting Stars
0 people found this review helpful
10 days ago
12 of 12 episodes seen
Completed 0
Overall 8.5
Story 8.5
Acting/Cast 9.0
Music 8.0
Rewatch Value 8.0

Pulau XINPUUUU OH pulau XINPUUU

Taiwan! apa kabar series bagus mu😃 udah beberapa tahun kebelakang series BAGUS dari Taiwan itu cuman bisa dihitung jari. terakhir aku ter uwow sama BL Taiwan itu See Your Love sama The On1y One. jujur yang Secret Lover itu awal awal bagus tapi makin ke ending makin agak red flag sih jadi ga aku masukin ke list top tier Taiwan BL. anywayy what im trynna say is, INI SERIES BAGUS BANGET COKKKKK SUMPAH COKKKK.

Yang pertama, SINEMATOGRAFI.

karena saya sangat sensitif terhadap series kurang budget, jujur series ini udah diatas ekspektasi ku sih. karena sinematografi nya itulohh, definisi NIAT banget. sampai adegan nyemplung ke dasar laut/diving pun detail banget pengambilan gambar nya. kru nya ikut nyemplung kah? sumpah mantepp banget, mata kita dimanjakan oleh keindahan pulau XINPUUUUUU. apparently, pulau Xinpu itu pulau fiksi ges wkwkwk tapi lokasi asli nya nyata, kalau ga salah sih didekat nya Kaohsiung, jadi yang setiap kali karakter di series ini nyebutin kalau mereka mau ke "main island" itu mungkin maksud nya ke Kaohsiung kali yaa, karena kota besar metropolis dan semua utility ada disana.

Yang kedua, plot.

Jujur gweh salut karena mereka berhasil men-deliver storyline yang menurutku agak susah dicerna buat para short attention span kayak aku :'). butuh beberapa kali mencerna semua hal yang berhubungan dengan make a wish terus shuuuut tbtb bintang jatuh, butuh waktu untuk memahami konsep dibalik mengapa alternate person bisa tercipta cuma karena make a wish dipesisir lautan. Tapi itu bukan kekurangan kok, aku nya aja yg tolol bin tulil tapi jujur storyline nya menurutku baru banget sihh, kayakk- fresh gitu. ada ga sih yang udah nyiptain plot begini? kalau udah pun, mungkin itu drama straight/hetero kali yaa, soalnya denger denger sih legenda atau mitos kalau kita make a wish saat bintang jatuh itu beneran ada di kultur chinese... ntah Taiwan aja atau Mainland China mungkin ada juga ntahlah, intinya ada.

Yang Ketiga, ahh angee

Karena gweh adalah gay yang masih belum come out, of course adegan "steamy" alias NC alias adegan ngewe itu jadi favoritku. sumpah disini mantep banget ahhhhhh aku jd ikutan sangekkk. sumpah ga boong literally body nya chen haowei mantep banget anjirrrr, dadddyhh vibes gituu. gwkalo ngeliat dia pas lagi bugil tuh berasa kayak, "om, mentokin omm" rawrrrr. maklum ges gw tuh gay tapi belom ada pengalaman ngewe alias gw masih virgin alias perjaka alias perawan tapi deep down dalam diri gua aslinya gua tuh binalll bangett jadi scene NC di series ini bener bener top markotopp asoyy digeboyy mujaerrr. sumpah ngeliat badan haowei bikin sange gilaa ya ampun.

Overall mantap bangettt, gweh approvedd

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
The Time of Fever
0 people found this review helpful
10 days ago
6 of 6 episodes seen
Completed 0
Overall 9.0
Story 9.5
Acting/Cast 10
Music 10
Rewatch Value 9.0
This review may contain spoilers

salah satu BL korea dengan sinematografi terbaik

first of all maaf banget review saya telatt, melampaui masa tayang series ini. JUJURR saya nyesel banget kenapa ga nonton dari dulu yaww?

udah dari lama aku tau salah satu main lead nya karena aku udau nonton series nya dia yg dulu, "You Make Me Dance", disitu dia akting jadi om-om suka sama anak kuliahan dan menurutku akting nya agak kurengg, tapi disini dia udah improve bangett, serasa ngikutin perkembangan skill akting beliau🤩.

Yang pertama yang harus kalian ketahui sebelum menonton series ini adalah, ini tuh background story dari side couple/pasangan ke 2 di series "Unintentional Love Story", jadi make sure kalian nonton series itu dulu sebelum series ini. Tapi tidak menutup kemungkinan sih kalau kalian mau start dari sini, karena disini basically cerita mereka masa sekolah, bagaimana si Donghee menghadapi trauma fisik dan homophobia yang secara blatant didapati oleh Ayahnya sendiri, dan bagaimana Hotae men-discover dan menerima jati diri dia kalau dia sebenarnya suka Donghee cuman dia gatau gimana cara ngungkapinnya.

Nah, di series Unintentional Love Story disitu Hotae dan Donghee sudah masuk masa dewasa, nah kemudian barulah kisah cinta mereka ter-develop di series ULS (sorry saya singkat).

kalian juga harus berwawasan detektif, karena series ini banyak kasih clue yang sebenernya jadi inti story mereka tapi tidak ditampilkan secara blak blak an, contoh; kekerasan yang dilakukan Ayah Donghee terhadap Donghee hanya karena Donghee come out/menyatakan sexuality dia ke ortu dia. JUJURRR ngena banget, aku sendiri hidup di lingkungan keluarga religious dan tentu tidak menerima jika anaknya gay (akulah si gay masih in the closet itu), nonton ini tuh berasa kayak, 'ohh ternyata begini loh bayangan jika aku come out', t'ernyata begini loh cara survive setelah didepak dari KK cuma karena suka Lanang', dll. Jadi refleksi ke diri sendiri sekaligus inspirasi untuk jadi rebel kid.

last but not least, CINEMATOGRAPHY. bruhh sumpah epik banget series ini tuhh, bener bener indah banget. berhasil men-capture keindahan hometown nya Hotae dan Donghee yang berbukit itu. Bahkan ditonton di ponsel keluaran 2024 yang tidak se-sharp kualitas layar iphone pun masih indahh.

i freakin' love this series mann, i wish it was not this shortt. kudos to the sutradara, para tim dan kru dan aktor aktor tercinta kitaa

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
55:15 Never Too Late
0 people found this review helpful
May 13, 2022
16 of 16 episodes seen
Completed 0
Overall 10
Story 10
Acting/Cast 10
Music 10
Rewatch Value 10

Series yang indah, banyak pelajaran kehidupan.

Akhirnya kelar juga nontonnya, sukak bgt sama ni series( ◜‿◝ )♡

Saran aja nih buat kalian, kalo kalian expect bakal ada cute BL story di series ini, no honey..jgn berharap lebih. Memang ada karakter gay di series ini (Songpon/Paul/Paula sama Phipu), tapi unfortunately mereka ga ditakdirkan bersama di series ini.. cukup kesel + pgn ngumpat directornya tapi ya..sy bisa apa? Tapi sebenernya wlwpun ga bersama pun, mereka masih bisa saling memiliki dan masih bisa sering ketemu juga, walaupun dalam wujud tubuh yg berbeda..(ga mau ngasih too much spoiler! Mending kalian tonton aja sendiri series nya langsung!) Disini aku petik Quote dari om songpon/paula, bahwa cinta itu bisa dalam bentuk ketika kita 'Sharing' momen2 bahagia bersama org lain, gak melulu harus kayak yg pacaran2 gitu engga. Dan kalimat itu cukup menyadarkan ku bahwa, aku sama Crush ku juga bisa dikatan saling mencintai dong😂, krn kita itu deket bgt dah kayak bestie, cuman karena aku cowo dan dia juga cowo (masih straight dia weh), jadi nya aku ga berani 'confess' ke dia, tapi karena kedekatan kita yg sering sharing momen2 kebersamaan yg indah, walaupun gak dalam hubungan pacaran, itu bisa dibilang mencintai juga loh kawand hihihi🥰. Intinya my fav character di series ini jatuh kepada OM PAULA sama BUNDA JERUNEE naaaaa! Di series ini kita bakal metik buanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaak bgt pelajaran hidup dan I think it is worth to watch for you guysss! Kuy tonton ini skrg dijamin gak nyeselllll❣️

Salam hangat dari Arek Malang, Jatim ✿
Sabtu, 14 Mei 2022

Read More

Was this review helpful to you?
Completed
A Tale of Thousand Stars
0 people found this review helpful
May 31, 2021
10 of 10 episodes seen
Completed 0
Overall 8.0
Story 9.0
Acting/Cast 8.5
Music 9.0
Rewatch Value 6.5
This review may contain spoilers

MENGANDUNG SEDIKIT SPOILER. BAGI YANG BELUM NONTON DIHARAP JANGAN MEMBACA!!

Sebelumnya Terima Kasih buat akun yang aku lupa namanya yang udah buat ulasan tentang serial ini pakai bahasa Indonesia. Aing jadi tertarik buat ulasan pakai bhs indonesia as there are not many indonesians can speak english. Anyway, gausa formal-formal lah ya ulasan ku ni? ^-^

Dimulai dari yang aing GAK SUKA. Bener bener Gak Suka deh pokoknya. Yakni setiap adegan jatuh pingsan a.k.a jantung seken nya tian tu yang menurut dakoeh ini,, TERLALU LEBAY! Sumpah deh lebay banget sampe2 aing ga sanggup nontonnya, kudu di skip or play it 2x. Menurut aing itu gak ada bedanya sama apa yang sering terjadi di Sinetron negara tertjintah kita ini (Tj=C, ejaan lama ihiyy), bedanya, yg ini Lebay tapi dgn kualitas acting yg hmm okelah lebih baik daripada rata rata sinetron indo. Dan mungkin juga ini karena aing sendiri yg terlalu mudah *CRINGE* dalam hal apapun. Tiap kali tian pingsan, langsung deh namanya dipanggil berkaki kali "tian! Tian!" Yg bikin kupingku iritasi. Belom lagi kalo pingsan nya di deket anak anak murid ajarannya Tian, beuhh rasanya pengen nge busekk adegan nya (Busek= hapus, bahasa jawa, 'mayan biar kelen nambah kosakata :'P, oh ya Kuping juga bahasa jawa yg artinya telinga).
Hal lain yang akikah gak soeka=
- scene yg pedagang apasi namanya uhm bubuk teh(?) yg pengen nge"trik" alias curangin penduduk desa. Kek gimana ya, itu tuh GAK REALISTIS banget. Tahu kenapa? Karena desa almarhum kakek ku yg mana 11-12 sama pha pun dao susananya, itu aja warga nya pinter2, dalam artian bisa hitung2an dasar kayak yg terjadi di scene itu. Gak tau ya, kalo di Thailand ternyata beda sama yg di desa alm.kakek, tapi ya tetep aja itu Gak Realistis anjir. Biar apa coba adegan itu di buat? Buat nunjukin kemampuan nya si Tian? Heloooow?*mode suara prilly di GGS*-_- . Gak abes pekeerr euy. Eh tapi ada satu fakta yg sedikit mengejutkan ttg negara tetangga Thailand ini, ternyata tingkat Literasi mereka tu disekitaran 93%, yg mana kalah 2% sama negri +62 yg udah 95%. Tapi gak usah overproud dulu kelen, krn Filipina ngalahin kita dgn skor 97%. Adakah ini kaitannya dengan scene diatas? Adakah hubungannya sama ketidak-mampuan nya warga Pha pun dao ttg hitung2an dasar? Well, series series kek gini tuh moga moga cuma real 100% FIKSI, gak seperti apa yg sbnrnya disana.
Dah lah ya apa yg gak suka, ntar makin petjah ni kepala nginget-nginget lagi seriesnya soalnya dah lama gak nonton lagi. Lagian kalo aing nge-rewatch pun keknya gak sanggup dikarenakan ya itu.. yah tau sendiri.

Yok move on yokk, sama mantan aja bisa move on masa kek gini engga? *Ehem* ᕙ (° ~͜ʖ~ °) ᕗ

singkat ae wes yoh rek, berikut ini hal hal sing kulo senengi/Sukai =
- ide cerita nya yang TUMBEN unik gak ngangkat tema pertjintaan di universitas. Meskipun tetep sih, Mahasiswa Engineering alias Teknik masih jadi yg ber-jasa disini>.<
- OST. Yupppiee OST nya mantep puol. Tapi masih di bawah OST nya Theory of Love sih, hehe. Chill chill elah.
- Scenery/Pemandangan dan Sinematografi nya. Kebetulan aing hobi nya fotografi bonus videografi, dan aing perhatiin di setiap jengkal sudut serial ini, uhh sungguh memanjakan mata. Surgawi banget buat orang kyk aqyu.
- DOKTER NAM!. BEST CHARACTER OF THE SERIESSSSSSS. NO DEBAT NO KECOT HIKSROT.
- Kulit pemerannya engga terlalu di putihkan, gak kayak di 2gether. Ini menunjukkan natural beauty dan itu sesuatu yg sangat precious. Jangan dianggap remeh, kawan!

'Pa lagi ya? Udah sih keknya. Segini aja dulu, mohon maaf yang sebesar besarnya meniko ada kesalahan kata yang dapat membuat mu sakit hati *plays cita citata's song*. Dah kemaleman juga nih, waktu nya bobo. Met malam semua 😴😴

Read More

Was this review helpful to you?