Details

  • Last Online: 49 minutes ago
  • Gender: Male
  • Location: Yogyakarta (ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠꦲꦣꦶꦤꦶꦔꦿꦠ꧀), Indonesia
  • Contribution Points: 0 LV0
  • Roles:
  • Join Date: March 28, 2021

Bai_yu Cakrawala

Yogyakarta (ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠꦲꦣꦶꦤꦶꦔꦿꦠ꧀), Indonesia
Payback thai drama review
Completed
Payback
0 people found this review helpful
by Bai_yu Cakrawala
3 hours ago
10 of 10 episodes seen
Completed
Overall 9.5
Story 9.5
Acting/Cast 10.0
Music 9.0
Rewatch Value 10.0
This review may contain spoilers

Series Flagship terbaik bulan Juli

Jujur ini melebihi ekspektasi, sih. Sebagai orang yang enggak baca manhwa, ini series ngehook diriku lebih dari "sepupu"-nya ('RESET'). Bayangin, gegara Payback, aku jadi ngelanjutin nonton Reset yang udah ga ku anggep berbulan-bulan. For context, aku udah mulai nonton RESET sejak awal tahun, aku nonton demi si Pond Ponlawit yang sebelumnya aku demen banget acting dia di series 180 Degree Longitude Passes Through Us, kan. Eh tapi half way nonton, aku ngerasa bosennn banget, soalnya storynya stuck disitu aja, repeat in cycle gitu rasanya (mana si Armin berkali-kali bikin aku second hand embarrassment lagi, makin males nonton jadinya). Tapi setelah aku nonton Payback, dan udah sampe di penghujung series (episode 8-9), ku ngerasa kayak- DUH, gamau cepet-cepet bye-bye sama series mantep ini huhu :(. Makanya I sacrificed waktu gw yang berharga itu buat paksain nonton si RESET lagi, yakk aneh yakk.

Kenapa kubilang ini series Sepupu an sama RESET?

- Tema utamanya sama-sama tentang Balas Dendam/Revenge. Sama-sama pengen balas dendam terhadap orang terdekat dari kedua MC di dua series cuman bedanya kalau di Payback, si Sun cuman pengen balas dendam ke Sunny/Bank, kalau Armin lebih ke pengen bales dendam ke semua aktor di industri yang "keliatannya" punya niat jahat ke dia (ada aktor yang akhirnya damai sama Armin diakhir series, ada juga yang dapet balasan setimpal. Lebih general sih).

- Sama-sama berlatar tentang dunia industri entertainment
- Baik Sun maupun Armin sama-sama punya "backing-an" wkwk (director Arthur vs Khun Tada)
- Sama-sama berkonsep mini multiverse. Multiverse yang kumaksud itu yang kayak di series C-BL Deep in the Act. Multiverse dalam artian kita nonton 1 series tapi disajikan 2 jenis plot UTUH digambarkan oleh 2 universe yang berbeda. Cuman bedanya kalau si Deep in itu lebih detail, kalau Payback & RESET, cuman cimit-cimit aja, ngga menyeluruh punya secondary storyline, hence i called it "MINI-Multiverse).

^ di Payback, kita disajikan plot sampingan dari peran drama pertama yang Sun dapatkan setelah beberapa bulan jadi Trainee di Dream ent. , yang Iconic itu scene Sun jatuh dari gedung setelah berkutat dengan pikiran si karakter yang Sun peranin.

^ di RESET, sebenarnya ada beberapa plot sampingan yang Armin peranin tapi yang iconic itu yang dia tiba-tiba ditembak karena ada tukang wardrobe yg sengaja nukar senjata properti ke senjata beneran.

- dan masi banyaaaak lagii.

nevertheless, meski memang series ini banyak kekurangan dan ada aspek yang penonton "spesial" tidak suka, tapi eksekusi nya baguss banget. Something that RESET masih kurang sanggup memeuhi aspek ini. Payback berhasil bikin minat penonton penasaran apa yg bakal terjadi di episode berikutnya, jadi kita rasanya pgn nonton terus, beda sama RESET yang bikin ngantuk.

sekian
Was this review helpful to you?